<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://draft.blogger.com/navbar/6823079?origin\x3dhttp://coratcoretditoilet.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Google  
Web    Images    GroupsNew!    News    Froogle    more »
  Advanced Search
  Preferences    
 Web Results 1 - 10 for CoRaT CoReT di ToiLet[definition].  
 
    
« Home

Posts

entah
Putri,Aku hidup dalam mimpiMimpi yang teramat sang...
Surat buat sahabatBeberapa orang memang masih buta...
Such a fool would never be freedA fool for life, a...
Buka matamu anak bangsa!Indonesia ku telah hinaPan...
Seruuuu !!!!Waaawww.... hari ini ada kejadian seru...
Lagi capek...
... nothing ...
MiNd ReaDiNgs
Maybe I should take a closer look in the mirrorand...
 
     Archives
April 2004
May 2004
August 2004
September 2004
October 2004
February 2005
April 2005
July 2005
August 2005
September 2005
April 2006
May 2006
March 2007
April 2007
June 2007
July 2007
November 2007
August 2008
February 2010
 
     Links
Google


Perfection...


Manusia memang tidak pernah merasa terpuaskan dengan segala yang dia punya. Tapi pernahkah kalian berpikir kalau terkadang apa yang kita punya itu bukanlah merupakan yang terbaik bagi diri kita? Bukan, bukan ketidakpuasan dan perasaan iri hati yang aku bicarakan. Melainkan tentang pilihan yang salah dan sebuah langkah berani. Sebuah perjudian.
Mungkin memang pilihan yang telah kita buat, adalah pilihan terbaik yang pernah kita dapat. Tetapi adakalanya juga kita membuat pilihan dalam keterpaksaan. Dan sama sekali bukanlah pilihan terbaik yang pernah ada, tapi sekedar pilihan terbaik pada masanya. Keterpaksaan memang seringkali memaksa kita untuk bertindak diluar nalar dan logika.
Aku cukup yakin sampai detik ini belum ada satu mesin pun yang dapat membawa kita berkelana menembus batasan waktu dan kembali ke masa yang telah lalu, jadi sebaiknya kita berhenti berandai-andai dengan masa yang telah lewat. Disini, aku berbicara tentang masa yang ada sekarang ini. Detik ini. Aku. Dengan segala kesempurnaan yang aku dapatkan. Dengan segala keindahan yang aku rasakan. Dengan segala impian yang aku harapkan. Tapi ternyata masih juga aku merasa tak terpuaskan. Masih juga aku merasa bahwa yang apa yang ada padaku bukanlah pilihan terbaik bagiku. Karena ternyata masih juga aku membuai diri dengan kenangan masa lalu dengan segala yang indah dari yang aku punya dulu.
Aku ingin menutup mata dan berkata "Aku telah puas dengan apa yang aku punya." Tapi tetap tidak bisa.
Sekarang, tinggal aku dengan perjudianku. Apakah aku bertahan dengan pilihan yang ada dan merasa terpuaskan karenanya, ataukah aku kembali berjudi dan mempertaruhkan segalanya, demi pilihan lain yang tersisa?




" No one could go back and make a brand new start.
But here we start, and make brand new ending."
Perfection... - Tuesday, February 22, 2005 -

Post a Comment


Result Page: 

 




















 


 

Search within results | Language Tools | Search Tips | Dissatisfied? Help us improve


Google Home - Blogger - Blogger Templates

© 2005 CoRaT CoReT di ToiLet