<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/6823079?origin\x3dhttp://coratcoretditoilet.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Google  
Web    Images    GroupsNew!    News    Froogle    more »
  Advanced Search
  Preferences    
 Web Results 1 - 10 for CoRaT CoReT di ToiLet[definition].  
 
    
« Home

Posts

MiNd ReaDiNgs
Maybe I should take a closer look in the mirrorand...
Darah JuangDi sini negeri kamitempat padi terhampa...
Malaikat arogan itu datang dengan tinggi hati...be...
 
     Archives
April 2004
May 2004
August 2004
September 2004
October 2004
February 2005
April 2005
July 2005
August 2005
September 2005
April 2006
May 2006
March 2007
April 2007
June 2007
July 2007
November 2007
August 2008
February 2010
 
     Links
Google


... nothing ...

Kosong...

Satu kata yang dengan singkat dan tepat menggambarkan tentang segala hal yang ada di kepala dan hati gue sekarang. Satu siklus hidup gue yang bener-bener monoton, sempet pada akhirnya terasa "lebih berwarna", dengan munculnya satu makhluk baru yang - anehnya - bisa ngebuat gue bisa menelan semua perkataan gue tentang ego dan harga diri, karena dia bener-bener seorang yang baru buat gue, dan gue bisa dengan mudahnya merasa nyaman untuk bercertia panjang lebar tentang diri gue ke dia.
Gue memberikan bagian diri gue ke seorang yang baru, wowww.... now that's something!!

Gue suka ama dia, gue akuin itu. She's cute, big sense of humour, smart, and she's tough.. well, let just say, she's this close to what you called it - perfect. Bahkan dengan segala annoying thing di dia dan narsisnya dia itu, I'd still say she's perfect.
And yes, I had a big crush on her. Tapi entah kenapa, gue selalu ketakutan sendiri untuk berpikir gue bisa berada dalam satu relationship ama dia. Ga tau deh kenapa... Maybe she's just to good to be true.. And it just relieved me when I found out I wasn't the only one feeling like this.

Well... it's over now.
Satu kesalahan bodoh yang ternyata sangat-sangat fatal, ditambah dengan ego gue yang ga pernah mau merendahkan diri di depan orang, dan ternyata demi dia gue bisa dengan amat sangat suka rela merendahkan diri gue, mengembalikan gue ke rutinitas gue yang bener-bener cuman item ama putih.

Dan sekarang, setelah gue bisa berpikir panjang lebar, gue baru tau ternyata saat ego dan harga diri sudah mulai keluar dan mengambil alih kendali otak gue, maka saat itu gue akan menjadi satu bentukan makhluk yang bertindak lebih bodoh daripada seekor keledai sekalipun. Pada saat itu gue akan bertidak hanya sekedar mengikuti saraf tulang belakang. Insting.
Di saat ini gue baru menyadari betapa fatalnya kesalahan yang gue perbuat. Karena gue bukan membuat satu kesalahan kepada seorang yang gak gue kenal, sehingga gue bisa dengan cueknya ga ngerasa salah, tapi disini gue membuat satu kesalahan sama salah satu dari orang terdekat gue - temen gue. Dan untuk orang-orang ini, cuma Tuhan yang tau kalo gue bakalan lakuin semua yang gue bisa untuk mereka, bahkan sekalipun nyawa gue taruhannya... (Duh, sok jagoan banget ya?)Tapi emang bener koq.. hanya sedikit orang yang qualified untuk jadi orang-orang terdekat gue, dan untuk mereka-mereka ini, gue yakin gue akan lebih milih sayang nyawa mereka daripada gue sayang nyawa gue sendiri.

Well.. my dear, saat ini gue gak bisa lakuin apa-apa selain cuma melihat dari jauh aja. And just like I said, I'll get over it, well... I do. For me, it's not about couple anymore. It's all about friends. That's the reason why I kept struggling for you ...
You are friend of me, my dear. I've said it before, and it haven't change ever since...



Thank you for those blue between my black and white day...
- ReX -
... nothing ... - Tuesday, May 11, 2004 -

Post a Comment


Result Page: 

 




















 


 

Search within results | Language Tools | Search Tips | Dissatisfied? Help us improve


Google Home - Blogger - Blogger Templates

© 2005 CoRaT CoReT di ToiLet